People in Map
Counter
Followers
Browse » Home
Rasulullah sentiasa mengingatkan umatnya supaya menjauhkan diri daripada perbuatan riak. Sabda baginda bermaksud: Awaslah kamu jangan mencampuradukkan antara taat pada Allah dengan keinginan dipuji orang (riak), nescaya gugur amalanmu (Hadis riwayat Ad-Dailami)
إِنَّ الْمُنَافِقِينَ يُخَادِعُونَ اللّهَ وَهُوَ خَادِعُهُمْ وَإِذَا قَامُواْ إِلَى الصَّلاَةِ قَامُواْ كُسَالَى يُرَآؤُونَ النَّاسَ وَلاَ يَذْكُرُونَ اللّهَ إِلاَّ قَلِيلاً
Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk salat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan salat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.
(Surah An-Nisa 4: Ayat 142)
Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk salat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan salat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.
(Surah An-Nisa 4: Ayat 142)
Sumber: Iluvislam.com
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 comments:
Post a Comment